Cara Makan Buah Yang Benar


Jakarta, Buah-buahan sudah dipercaya sebagai makanan yang kaya serat dan berbagai macam vitamin. Tapi sayangnya masih banyak orang yang belum mengetahui bagaimana cara mengonsumsi buah yang baik dan benar, agar asupan nutrisi dalam buah dapat optimal.

Banyak sekali manfaat yang diperoleh dengan mengonsumsi buah secara teratur. Buah kaya akan serat, vitamin, mineral dan yang terpenting adalah zat warna buah (phytochemicals) sebagai antioksidan.

Berapa asupan buah minimal per hari?

"Orang sebaiknya makan buah minimal 10 porsi, 10 jenis dan 10 warna per hari," ujar Dr Samuel Oetoro, SpG.K., ahli gizi klinik FKUI-RSCM, dalam acara konferensi pers Hari Buah Sedunia di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (1/7/2010).

Dr Samuel mengungkapkan, memang agak sulit untuk mengonsumsi sebanyak 10 porsi dengan jenis dan warna berbeda, tapi untuk pemula bisa dimulai dengan 3 porsi, 3 jenis dan 3 warna per hari.

Porsi buah yang dimaksudkan bergantung pada jenis dan besar buah. Buah ukuran kecil seperti anggur, stroberi, blueberry 1 porsi sama dengan 5 buah, ukuran sedang seperti apel, jeruk, pir, pisang 1 porsi sama dengan 1 buah, dan buah ukuran besar seperti semangga dan melon 1 porsi adalah 1 slice dengan potongan sedang.

Bagaimana cara mencuci buah yang benar?

"Mencuci buah yang benar adalah dengan air hangat," jelas dokter yang juga berpraktik di Semanggi Spesialist Clinic.

Untuk buah yang dilapisi lilin, cara mencuci adalah sebagai berikut:
Cuci pakai air hangat
Kerik lapisan lilin dengan menggunakan pisau
Cuci lagi pakai air hangat
Keringkan

Bagaimana cara makan buah yang benar?

Untuk orang yang normal, sebaiknya makan buah dengan cara langsung atau dikunyah. Tapi untuk orang yang kesulitan mengunyah, maka buah dapat di-blander tanpa menggunakan gula.

Perlu diketahui bahwa mem-blander tidak sama dengan men-juice, karena juice hanya sari buah yang tidak mengandung serat setelah ampasnya disaring. Tapi bagi orang yang kesulitan menelan, maka buah dapat dibuat lebih cair dengan di-juice.

Dr Samuel juga menuturkan, bila buah-buahan mempunyai kulit dan biji yang tipis dan kecil, maka sebaiknya kulit dan biji tersebut dimakan, seperti contohnya kulit apel, biji anggur, biji pepaya, kulit dan biji semangka. Menurut Dr Sam, kulit dan biji buah justru kaya akan antioksidan dan vitamin E.

Kapan waktu makan yang benar?

"Sistem pencernaan kita sudah diciptakan dengan sempurna. Maka makan buah dapat kapan saja, baik sebelum atau sesudah makan," tambah Dr Samuel.

Tapi untuk orang dengan penyakit tertentu seperti radang lambung atau maag, sebaiknya makan buah sesudah makan. Dan sebaliknya, untuk orang yang ingin menurunkan berat badan, makan buah sebaiknya dilakukan sebelum makan, agar perut cepat merasa kenyang.(mer/ir)

sumber : health.detik.com

Wanita Deteksi Pria Ideal Lewat Aroma Tubuh

VIVAnews - Serangkaian penelitian ilmuwan Amerika menemukan wanita cenderung dapat mencium bau pasangan yang cocok dengannya. Selain itu, wanita juga memiliki kemampuan menggunakan indera penciuman untuk mengenali gen pria yang lebih cocok dengannya.

Hal ini dimungkinkan melalui kelompok genetik keluarga, Human Leukocyte Antigens (HLA) yang diwariskan dari ayah dan ibu kepada anak perempuan. Sehingga, wanita anak perempuan memiliki kepekaan yang lebih spesifik dibandingkan anak laki-laki bahkan hingga dewasa.

Riset yang dikutip dari Genius Beauty ini melibatkan 49 wanita yang belum menikah. Para responden diminta mencium kaos yang dikenakan pria selama dua hari berturut-turut. Sebelum mengikuti riset, para pria dan wanita telah diuji secara genetik dan diminta tidak mengonsumsi rokok, minum alkohol, melakukan seks dan menggunakan parfum atau sabun selama dua hari penelitian. Semua kaos dicuci secara khusus tanpa pewangi sebelum digunakan.

Hasilnya mengungkap, wanita mampu memilih pria dengan genetik yang lebih mirip dengannya melalui aroma tubuh. Aroma tubuh pria yang ditolak para wanita mengindikasikan genetik yang terlalu bervariasi dengan genetik mereka.

Untuk mencari calon pasangan, ahli aromaterapi menyarankan menghindari penggunaan aroma seksi yang terlalu kuat karena dapat menyesatkan.

Beberapa cara untuk 'mengendus' aroma pria ideal bagi wanita di antaranya,

1. Menghindari penggunaan parfum dan mencuci pakaian dengan air hangat

2. Mencuci pakaian dengan deterjen tanpa pewangi atau dengan wewangian lembut

3. Menghindari aroma kuat seperti tembakau dan alkohol

4. Tidak menggunakan pil kontrasepsi yang akan mengganggu persepsi aroma

5. Hindari makanan pedas dan beraroma kuat

6. Membedakan antara aroma 'seksi' dan 'mengundang atau menarik'. Kategori kedua berarti pria tersebut memiliki kecocokan genetik lebih tinggi dengan Anda

7. Pakaian yang mengeluarkan aroma kuat seperti bau manis mengindikasikan beberapa penyakit genetik seperti diabetes atau skizofrenia.

Agar pasangan tak tersinggung dengan ulah Anda, usahakan pengujian berlangsung dalam suasana menyenangkan dan santai.

sumber : vivanews.com